Pages

Kamis, 18 Juni 2015

ini ada contoh lporan parkerin monggo seng ajeng mempelajari


LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DITA. COMPUTER. KUDUS
“INSTALASI WINDOWS XP”
TAHUN 2012










DISUSUN OLEH :
MAHSUSOTUN NAFISAH
KELAS XI/SEMESTER IV

 

LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DARUSSALAM
SMK AL MUBAROK
BERMI MIJEN DEMAK JATENG 59583 TLP. (0291) 3442564



PENGESAHAN
Laporan Individu Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) di Sahara. Comp. Sayung telah dilaksanakan pada tanggal 10 April 2012 sampai dengan  30 Juni 2012 oleh :
Nama                           : MAHSUSOTUN NAFISAH
NIS                             : 010.014/TKJ
Sekolah                       : SMK AL MUBAROK
Bidang Keahlian         : Teknologi Informasi & Komunikasi
Progam Keahlian         : Tehnik Komputer dan Jaringan
Dapat disahkan dan diterima sebagai salah satu syarat guna menyelesaikan salah satu progam pendidikan pada progam keahlian Tekhnik Komputer dan Jaringan ( TKJ ) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) AL-Mubarok Mijen Demak.

Mijen, 30 Juni 2012
Guru Pembimbing


WISNU HIDAYAT S. Kom
                Pimpinan Perusahaan


           JUMIANTO Amp
Mengetahui,
Kepala SMK AL MUBAROK



Ahmad Darwinto, S.Th.I


KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Alhamdulilllah, segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang mana telah melimpahkan Rahmat dan Karunianya, sehingga kami peserta didik Jurusan Tekhnik Komputer dan Jaringan (TKJ) Sekolah Menengah Kejuruan SMK AL-MUBAROK  dapat melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) beserta observasi dengan baik yang menyangkut keterkaitan progam kejuruan SMK AL-MUBAROK tahun pelajaran 2012/2013. Sholawat serta salam mudah-mudahan dilimpahkan kepada Junjungan Nabi kita Muhammad SAW, Keluarga, serta Sahabat-Sahabatnya.

Kami selaku praktikan menyadari sepenuhnya bahawa dalam pelaksanaan serta penyusunan Laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN) ini banyak terdapat kekurangan, hal tersebut di kerenakan adanya keterbatasan peraktikan. Namun berkat bimbingan dan arahan dari Guru Pembimbing Lapangan (GPL) serta tidak lepas dari bantuan dan dukungan yang besar dari pimpinan perusahaan, serta semua pihak yang terkait dengan selama proses pelaksanaan PRAKERIN sehingga segala kekurangan itu dapat diminimalisasi. oleh karena itu perkenankanlah kami dengan hormat menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat :

1.      Bapak K.H. M. Barokah, Syarqowi. selaku Pemimpin Lembaga Pendidikan Islam Darussalam (LPID).
2.      Bapak Jumianto Amp selaku pemimpin perusahaan DITA Computer.
3.      Bapak A. Darwinto, S.Th.I selaku kepala sekolah SMK AL-MUBAROK Mijen Demak.
4.      Bapak Wisnu hidayat selaku guru pembimbing lapangan (GPL) yang telah berkenan mendampingi memberi arahan serta bimbingan kepada kami selama Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) berlangsung.
5.      Segenap Staf ahli karyawan perusahaan DITA.Compouter. yang telah banyak membantu berjalannya pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
6.      Rekan-rekan Peserta Didik SMK AL-MUBAROK yang telah memberi motivasi dan bantuan dalammenyelesaikan Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).

Semoga dengan bantuan, bimbingan dan dorongan yang telah di berikan kepada penyusun dapat menjadi amal ibadah dan semoga amal tersebut dapat diterima disisi Allah SWT, dan mendapat balasan yang setimpal dengan ibadahnya.

Akhirnya penyusun menyadari bahwa penyusunan Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun demi perbaikan laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) ini akan penyusun terima dengan lapang hati serta ucapan terima kasih.

Semoga laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ini dapat memberikan manfaat bagi penyusun maupun pembaca, Amin.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.


Mijen, 30 Juni 2012
Praktikan

Mahsusotu Nafisah








DAFTAR ISI
Halaman Judul………………..………………………………………………………….
i
Lembar Pengesahan………………………………………………………………………
ii
Kata Pengantar…………………………………………………………………………...
iii
Daftar Isi……………………………………………………………………………….....
v
BAB I PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang    ……………………………………………………………
1
B.     Tujuan……………………………………………………………………….
1
C.    Rumusan Masalah…………………………………………………………...
2
D.    Teknik Pengumpulan Data……...………………………………………......
2
E.     Objek dan Waktu Pelaksana…………………………………………….......
2
BAB II KAJIAN PUSTAKA

A.     Definisi ….………………………………………………………………………….
3
B.     Latar Belakang Windows XP……………………………………………….
3
C.     Macam-Macam Windows XP……………………………………………....
3
D.     Fitur dan Peningkatan…………………………………………………….....
6
E.     Fitur dan Peningkatan…………………………………………………….....
6
BAB III PEMBAHASAN

A.     Pembahasan…………………………………………………………...…………...
7
B.     Langkah-Langkah Melakukan Instalasi ………………………………........
7
C.     Hambatan…………………………………………………………………...
10
BAB IV LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI  (PRAKERIN)……
11
BAB V PENUTUP

A.    Kesimpulan…………………………………………………………………
16
B.     Saran ……………………………………………………………………….
16
LAMPIRAN



















BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang

            Praktek Kerja Industri merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi para siswa, yang memadukan antara pendidikan di Sekolah dengan pendidikan di Dunia Industri yang diperoleh dengan melakukan praktek kerja secara langsung dan terarah untuk menambah keahlian tertentu. Tujuan utama pendidikan kejuruan adalah mempersiapkan lulusan untuk dapat bekerja secara mandiri.
Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap kerja Karena lulusan SMK biasanya belum diakui oleh pihak dunia usaha/industri oleh karena itu diadakan suatu program pendidikan sistem ganda (PSG) yaitu dengan melaksanakan praktek kerja industri (PRAKERIN) agar setiap siswa lulusan SMK mempunyai suatu pengalaman dalam dunia usaha sebelum memasuki dunia usaha tersebut secara nyata setelah lulus sekolah.Pada saat ini tekhnologi komunikasi berperan penting dalam kehidupan kita terutama dalam dunia global.Oleh karena itu tekhnologi komunikasi dapat mempermudah dalam mentransaksi data berinvestasi, perbankan dan pendidikan.Oleh karenanya kami membangun sebuah jaringan WAN yang akan langsung menggunakan tekhnologi VSAT yang nantinya akan konrksi ke satelit PALAPA C2,dan dengan di bangunnya jaringan ini kami berharap dapat meningkatkan dunia jaringan khususnya di Indonesia dan perkantoran, sehinga lebih mudah dalam berkomunikasi antar perusahaan dengan memanfaatkan tekhnologi ini.
Perkembangan tekhnologi dari waktu ke waktu telah mengalami banyak peningkatan. salah satunya tekhnologi informasi berupa komunikasi data dan suara.Dengan adanya komunikasi data dan suara tersebut, kita dapat mempermudah untuk melakukan berbagi akses dan transaksi data baik dalam bentuk data maupun suara baik dalam negri maupun luar negri.Dapat di simpulkan bahwa komunikasi tersebut memegang peranan penting dalam kehidupan kita, terutama untuk berbagai kalangan atau bisnis.




B.      Tujuan
1.      Tujuan Umum
Adapun tujuan umum dari Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) diantaranya yaitu :
Untuk memenuhi salah satu syarat mengikuti Uji Kompetensi.
1)      Agar siswa-siswi memberikan bukti secara tertulis bahwa telah melaksanakan dan mengikuti Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
2)      Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas profesional.
3)      Siswa mampu memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang didapatkan di Sekolah dan diterapkan pada Dunia Usaha.
4)      Menambah pengalaman dan pengetahuan siswa dalam melaksanakan PRAKTEK KERJA INDUSTRI.
2.      Tujuan Khusus
Adapun yang menjdi tujuan Khusus dari penulisan laporan PRAKERIN adalah “Mengetahui Bagaimana Cara Menginstal Windows XP”.

C.    Rumusan Masalah
Rumusan Masalah dari penulisan laporan PRAKERIN adalah :
1.      Bagaimana cara melakukan Instalasi PC dan Jaringan menurut SOP?
2.      Apa saja hambatan yang dihadapi ketika menginstal windows XP?

D.    Teknik Pengumpulan Data
Ada beberapa tekhnik pengumpulan data anatara lain :
1.      Jurnal yang diberikan sekolah
2.      Pembimbing bengkel
3.      Menelaah buku-buku yang ada kaitannya dengan masalah yang penulis akan di bahas
4.      Dari internet

E.     Lokasi Objek Waktu Pelaksanaan
Penyusun melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di DITA COMPUTER Kudus, dan Waktu pelaksanaan mulai PRAKERIN yaitu mulai tanggal 1 April s/d 30 Juni 2012. Dan waktu masuk kerja pukul 08.00 WIB dan pulang kerja pukul 16.00 WIB. Mengenai jam pulang sesudah beresnya pekerjaan atau perintah dari pemilik bengkel. Libur dilakukan pada hari Minggu serta hari-hari besar keagamaan.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
INSTALL WINDOWS XP

A.    Definisi
Windows XP atau Windows 5.1 build 2600 adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang diluncurkan oleh Microsoft Corporation pada tanggal 25 Oktober 2001 di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan Windows versi 5.0 atau yang dikenal dengan Windows 2000, baik itu edisi server maupun edisi profesional (untuk desktop kantoran). Namun pada kenyataannya sebagian besar pengguna menggunakan Windows XP Professional.
Nama XP sendiri, menurut Microsoft merupakan singkatan dari kata Experience, yang artinya Windows XP membawa pengalaman baru dalam dunia komputasi, atau setidaknya begitulah yang diharapkan oleh Microsoft.
Perubahan user interface dan tatacara penggunaan memang sangat revolusioner, seperti yang terjadi dari DOS ke Windows 3.0, dan dari Windows 3.1 ke Windows 95. perubahan revolusioner lagi akan terjadi pada peluncuran Microsoft Windows Vista.
Windows XP sendiri berbasis pada Windows NT dan termasuk pada keluarga NT. Yang termasuk dalam keluarga NT adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, Windows 2000 & 2003. Keluarga NT, terutama yang server, memiliki kemampuan yang baik untuk menjadi sebuah server.
B.     Latar Belakang Windows XP
Windows XP sebelumnya dikenal dengan kode sandi “Whistler”, yang mulai dikembangkan oleh para pengembang Microsoft pada pertengahan tahun 2000-an. Bersamaan dengan proyek ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium Edition) yang dinamakan dengan kode sandi “Windows Neptune” yang diproyeksikan sebagai “Windows NT versi rumahan”.
Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi kesuksesan Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengawinkan dua buah sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita kenal sekarang dengan Windows XP.

C.    Macam-Macam XP
a)      Windows XP Professional
Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.
b)      Windows XP Home Edition
Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, di antaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.
Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.
c)      Windows XP Media Center Edition
Windows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).
d)     Windows XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.
e)      Windows XP Professional x64 Edition
Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.
f)       Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.
Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
Aplikasi yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang berguna bagi komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi ilmiah. Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia, Windows ini tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya tidak dibekali dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.
Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.
g)      Windows XP Starter Edition
Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.

D.    Fitur dan Peningkatan
Windows XP diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki kestabilan yang telah ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi yang lebih baik daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000 Professional. Hal ini dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik manajemen software yang dapat menghindari apa yang disebut dengan “neraka DLL” atau “DLL HELL”. Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak, hingga menjadi lebih mudah untuk digunakan.
Berikut ini adalah fitur dari Windows XP Professional (karena dianggap paling lengkap)
Dukungan terhadap sistem domain Active Directory
Active Directory adalah sistem domain yang digunakan di dalam Windows Server 2000 dan Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active Directory, sistem-sistem Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja yaitu dari sistem yang menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini sangat berguna jika diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena akan menyederhanakan semua proses autentikasi.

E.     Peningkatan Pengaturan Kontrol Akses
Sebagai sistem operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya Windows XP telah dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur tersebut digunakan untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak memiliki hak akses terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah teknologi baru, karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis UNIX, implementasi fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih canggih dibandingkan dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi akses dengan menggunakan atribut file permission. Sistem operasi sebelumnya, seperti Windows 9x, tidak dilengkapi dengan fitur ini, sehingga setiap orang akan memiliki hak untuk mengakses setiap berkas tanpa kesulitan.



















BAB III
PEMBAHASAN

A.    Pembahasan
Windows XP adalah suatu sistem pengoperasian (operating system) yang paling banyak dipakai sampai saat ini karena selain kemudahan dalam pemakaiannya Windows XP digunakan sebagai standarisasi pembelajaran yang di pakai oleh sekolahan-sekolahan dan perguruan tinggi pada umumnya.
Untuk melakukan penginstalan windows xp diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam prosesnya karena memerlukan waktu yang lumayan lama.
Ada beberapa jenis windows xp diantaranya windows xp professional, Home Edition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition, Professional x64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium.

B.     Langkah – langkah
Langkah – langkah menginstall Windows XP professional  pada PC :
1.      Siapkan CD WINDOWS XP.
2.      Siapkan CD DRIVER MOTHERBOARD.
3.      Aturlah bios terlebih dahulu agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM.
caranya sebagai berikut :
a)      Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2 sesuai perintah komputer.
Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.
b)      Ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama kemungkinan pilihan ini ada 2 jenis yaitu :
* menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol Page Down/ Page Up atau +/-.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0.
* Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A,
c)      Dengan menekan tombol PgDn/Up.
4.      Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "press any key to boot from CD”.
5.      Tekan ENTER, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer, kemudian akan muncul tulisan "windows setup".
6.      Lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to setup".
7.      Tekan "ENTER" untuk menginstal windows xp, "R" untuk repair system windows yang sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses instalasi.
8.      Tekan "F8" kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk.
9.      Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk, sesuai dengan kebutuhan, dalam satuan MB, selanjutnya jika membuat partisi dengan menekan tombol "C".
10.  Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat pada gambar diatas, sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk anda 40 GB, jika di bagi menjadi dua, maka tuliskan 20000, karna partisi satuannya MB.
11.  Kemudian tekan "ENTER".
12.  Kemudian arahkan pointer di posisi C: partition1 [New Raw], maka anda tinggal menekan "ENTER"
13.  Selanjutnya pilih "format the partition using the NTFS file system (Quick)" atau paling atas lalu tekan "ENTER", kemudian akan muncul proses format.
14.  Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi.
15.  Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart, untuk mempercepat proses restart, tekan "ENTER".
16.  Setelah itu akan muncul loading windows.
17.  Selanjutnya akan muncul proses instalasi windows.
18.  Tunggu beberapa menit, akan muncul “ windows Xp professional setup”.
19.  Klik "NEXT"
20.  Isi nama dan organisasinya, tekan "NEXT".
21.  Windows akan meminta serial number, masukan serial nombern,BR89Q- 4B9GB-9DPFD-M2PY3-R3F83 kemudian tekan "Next". selanjutnya akan muncul layar administrator, masukan nama komputer sesuai keinginan, lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and Time Setting.
22.  Masukan settingan jam dan tanggal, tentukan juga time zone, untuk jakarta : pilih GMT+7 Klik "Next" windows akan melanjutkan proses installasi.
23.  Tunggulah beberapa menit.
24.  Selanjutnya akan muncul layar network setting, pilih “tipical setting”, Klik "Next"  work group or computer Domain.
25.  jika komputer anda terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer anda stand alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan "Next".
26.  Selanjutnya akan muncul display setting,  klik "OK".
27.  Kemudian windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, Klik "OK”.
28.  Proses instalasi hampir selesai..... selanjutnya akan muncul loading jendela windows.
29.  Selanjutnya anda akan dibawa masuk ke dalam windows untuk pertama kalinya, tekan "Next".
30.  Selanjutnya akan muncul layar "Help Protect Your PC", kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next".
31.  Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, pilih "Yes" lalu tekan "Next".
32.  Kemudian akan muncul pilihan aktivasi windows, lalu tekan "Next".
33.  Setelah itu akan muncul tampilan yang menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer, Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda, Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik "Next".
34.  Proses instalasi windows selesai, kemudian akan muncul layar bawah ini, klik "finish", maka proses instalasi selesai.....
35.  Selesailah sudah semua.... kemudian perlahan masuk ke windowsnya.
36.  Kemudian tinggal menginstal CD Driver Motherboad, dan perangkat pendukung lainnya....
Demikianlah langkah-langkah dan cara install windows xp

C.    Hambatan
Hambatan yang biasanya di alami waktu menginstal windows XP yaitu :

1. CD Windows yang sudah rusak. Menyebabkan data-data didalamnya banyak yang rusak/corrupt sehingga sudah tidak layak digunakan lagi.

2. System Harddisk yang tidak teratur. Penyebab rusaknya ialah bias karena ulah virus atau pun faktor lain yang bisa anda temukan pada penyebab rusaknya harddisk. Sebenarnya masalah ini bisa diatasi jika kerusakkannya tidak terlalu parah. Caranya ialah dengan mengscan harddisk tersebut menggunakan DOS. Caranya ialah dengan menggunakan perintah SCANDISK. Jika belum berhasil, maka terpaksa harus memformatnya menggunakan DOS dengan menggunakan parameter c (Clean). Contoh perintahnya ialah FORMAT C:/c . Setelah itu baru anda lakukan instalasi windows.
3. Hardware yang bermasalah, biasanya pada RAM. Gejalanya terjadi saat proses instalasi, tiba-tiba ditengah jalan prosesnya tidak bisa dilanjutkan dan komputer minta merestart. Solusinya ialah dengan melepaskan RAM yang bermasalah tersebut (jika menggunkaan RAM 2 buah atau lebih).
4 .  Initializing BIOS. Kegagalan dalam tahap ini jarang sekali ditemukan, kecuali komputer pernah mengalami kejutan listrik seperti terkena petir atau kejutan listrik lainnya yang menyebabkan BIOS rusak. Habisnya baterai BIOS pun tidak akan menyebabkan kegagalan dalam tahap ini
5 Initializing Master Boot Record (MBR). Dalam tahap ini BIOS memeriksa MBR dan memulai sekuens booting. Kegagalan dalam tahap ini biasanya akan muncul pesan “Missing Operating System” sehingga akses ditolak. cara menagatasinya adalah dengan cara menulis ulang MBR. Caranya, Booting dengan CD instalasi Windows XP –> pilih Recovery console atau Tekan R selama proses booting CD. Ketika sudah muncul recovery console nya ketik fixmbr. Maka windows akan memperbaiki MBR yang rusak.
6. Initializing Partition Boot Record (PBR). Dalam tahap ini tasking yang dijalankan adalah memeriksa tersedianya file booting yang dibutuhkan. Kegagalan dalam tahap ini, yaitu partisi tidak dikenali akan memunculkan pesan “Invalid Partition Table“. Solusinya adalah dengan menggunakan tools TestDisk dan pilih “Fix Partition Table” atau “Recover Deleted Partition“.
7. Initializing NTLoader. Pada tahap ini PBR mengaktifkan ntldr.exe yang me-load boot-manager boot.ini. Kegagalan dalam tahap ini adalah tidak ditemukannya file ntldr.exe, atau dengan pesan error “NTLDR is missing“. Solusinya yaitu dengan mengcopykan file ntldr.exe lewat recovery console (boot dengan CD instalasi Windows). Caranya ketikkan fixboot c: pada recovery console, lalu copy file ntldr dari CD setup ke harddisk dengan mengetikkan copy d:\i386\ntldr c:
8. Initializing Boot Menu. Pada tahap ini file boot.ini akan menampilkan menu boot, atau dalam kondisi default user secara otomatis memilih Windows XP. Kegagalan dalam tahap ini adalah tidakk ditemukannya file boot.ini dengan pesan error “Invalid boot.ini“. Solusinya adalah dengan memperbaiki sektor boot. Caranya masuk ke dalam recovery console (booting dengan menggunakan CD Instalasi Windows) dan ketikkan bootcfg /rebuild.
9. Initializing NTdetect. Pada tahap ini tasking yang dijalankan adalah pemeriksaan terhadap semua komponen hardware yang terpasang. Kegagalan dalam tahap ini merupakan crash dengan pesan error. Biasanya anda akan mendapatkan pesan error “NTLDR is missing” atau “Disk I/O Error, Error=0000 10000 NTdetect“. Solusinya adalah mengcopykan kembali file ntdetect yang hilang. Caranya masuk ke dalam recovery console (booting dengan menggunakan CD Instalasi Windows) dan mengcopykan file ntdetect.com dari CD setup XP ke dalam harddisk, dengan mengetikkan copy d:\i386\ntdetect.com c:.
10. Aktifasi Kernel/HAL. Pada tahap ini tasking yang dijalankan adalah mengaktifkan Kernel Windows dan Hardware Abstraction Layer (HAL). Kegagalan dalam tahap ini biasanya ditandai dengan blue screen. Booting dihentikan dengan “Blue Screen of Death“. Bila aanda mengalami kegagalan dalam tahap ini solusi terbaik adalah dengan memformat ulang instalasi windows XP anda.
11. Aktivasi Driver. Pada tahap ini XP mengaktifkan semua driver hardware yang dibutuhkan dan diberikan status activated dalam registry. Kegagalan dalam tahap ini biasanya ditandai dengan blue screen dengan pesan error “IRQ_LESS_OR_EQUAL“. Solusinya adalah dengan Safe Mode Booting. Caranya, tekan F5 saat proses booting sampai keluar setup menu. Pilih safe mode dan biarkan windows berjalan dalam safe mode. Buang atau Uninstal driver yang rusak. Bila tidak membantu cobalah men-disable hardware yang error tersebut pada device manager. Atau bila memungkinkan lepaslah hardware yang error tersebut dari komputer anda.
12. Initializing Kernel. Pada tahap ini ntloader menyerahkan kekuasan pemerintahan kepada kernel windows. Kegagalan dalam tahap ini ditandai dengan windows hang pada proses “Windows is Starting Up“. Solusinya adalah dengan minta bantuan dari Microsoft. Caranya lewat internet masuk ke alamat http://support.microsoft.com/kb/314477/. Di sini para developer windows akan memberikan pilihan solusi untuk beberapa kemungkinan kesalahan.
13. Mengaktifkan Services. Pada tahap ini tasking yang dijalankan adalah mengaktifkan service smss.exe, winlogon.exe, Isass.exe, dan services.exe. Kegagalan dalam tahap ini sering ditandai dengan dengan blue screen atau pesan kesalahan yang tidak jelas. Tidak jarang windows hang begitu saja. Waspadai bila anda adalah korban dari trojan. Caranya masuk ke dalam safe mode dan coba delete malware ini. Apabila anda tidak bisa sampai ke desktop cobalah memperbaiki XP dengan CD setup. Install ulang mungkin jalan terakhir yang dapat dilakukan.
14. Login. Pada tahap ini windows meminta input nama pengguna dan password. Kegagalan dalam tahap ini biasanya ditandai dengan pesan error “incorrect user name or password“. Coba ulangi kembali memasukkan password anda.
15. XP siap bekerja. Banyak masalah dapat terjadi dalam tahap ini. Namun beberapa masalah dapat diatasi dalam safe mode.




















BAB IV
LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
NO
HARI/ TANGGAL
URAIAN KEGIATAN
KETERANGAN
1
Rabu,11 April 2012
-                Install windows Xp 3
-                Install progam tambahan

2
Kamis, 12 April 2012
-                Service printer
-                Quality control
Cek card ride
3
Jum’at, 13 April 2012
-                Service PC
-                Quality control
 Service RAM
4
Sabtu, 14 April 2012
-          Service komputer

5
Senin, 16 April 2012
-                Service PC
-                Insta windows Xp 3
-                Install progam tambahan


 Ganti PS
6
Selasa, 17 April 2012
-                Install windows Xp 3
-                Install progam tambahan

7
Rabu, 18 April 2012
-                Service PC
-                Install windows Xp 3
-                Install progam tambahan
Ganti RAM
Bongkar dan memasang PC
8
Kamis, 19 April 2012
-                Install windows Xp 2
-                Install progam tambahan

9
Jum’at, 20 April 2012
-                Izin
Sakit
10
Sabtu, 21 April 2012
-                Install windows Xp 3
-                Install progam tambahan

11
Senin, 23 April 2012
-                Install windows Xp
-                Install progam tambahan
-                Sevice printer
Sp 3
12
Selasa, 24 April 2012
-                Service printer

13
Rabu, 25 April 2012
-                Izin
Sakit
14
Kamis, 26 April 2012
-                Install windows Xp 2
-                Service printer

15
Jum’at, 27 April 2012
-                Service PC
-                Istall windows 7
-                Istall [rogam tambahan

16
Sabtu, 28 April 2012
-                Install Windows Xp 3
-                Install Progam Tambahan
-                Service PC


17
Senin, 30 April 2012
-                Install Windows Xp
-                Install Progam Tambahan
-                Service PC

18
Selasa, 01 Mei 2012
-                Install Windows Xp
-                Install Progam Tambahan
-                Service Printer

19
Rabu, 02 Mei 2012
-                Izin
Sakit
20
Kamis, 03 Mei 2012
-                Install Windows Xp
-                Install Progam Tambahan

21
Jum’at, 04 Mei 2012
-                Install Progam Tambahan
-                Install Windows Xp

22
Sabtu, 05 Mei 2012
-                Service Printer
-                Scan Computer

23
Senin, 07 Mei 2012
-                Install Progam Tambahan
-                Install Windows Xp
-                Service Printer

24
Selasa, 08 Mei 2012
-                Install Progam Tambahan
-                Install Windows Xp
-                Service PC

25
Rabu, 09 Mei 2012
-                Service PC
-                Install Progam Tambahan
-                Install Driver
Ganti Handsing
Winrar dll
26
Kamis, 10 Mei 2012
-                Install Windows Xp 3
-                Install Progam Tambahan
-                Install Driver
Melengkpi driver
27
Jum’at, 11 Mei 2012
-                Install Progam Tambahan
-                Service Printer

Bongkar
28
Sabtu, 12 Mei 2012
-                Service PC
-                Bongkar Pasang PC

29
Senin, 14 Mei 2012
-                Install Windows 7
-                Install Progam Tambahan
-                Service PC

30
Selasa, 15 Mei 2012
-                Service Printer
Infus
Bongkar priter
31
Rabu, 16 Mei 2012
-          service printer

32
Kamis, 17 Mei 2012
-                LIBUR
Kenaikan Yesus Kristus
33
Jum’at, 18 Mei 2012
-                Install Windows Xp
-                Bongkar Pasang Cpu
-                Cek PC
-                Install Progam Tambahan
-                Melengkapi Driver

34
Sabtu, 19 Mei 2012
-                Izin

Sakit

35
Senin, 21 Mei 2012
-                Install Windows 7
-                Service Printer

36
Selasa, 22 Mei 2012
-                Install Windos Xp
-                Service Perinter
-                Service PC

37
Rabu, 23 Mei 2012
-                Srvice PC
-                Install Windows Xp
-                Service Printer

38
Kamis, 24 Mei 2012
-                Install Windows Xp

39
Jum’at, 25 Mei 2012
-                Service Printer

40
Sabtu, 26 Mei 2012
-          Service printer

41
Senin, 28 Mei 2012
-                Install Windows Xp 3
-                Merakit PC
-                Service Printer

42
Selasa, 29 Mei 2012
-                Install Windows Xp3,2
-                Install Progam Tambahan
-                Install driver


43
Rabu,  30 Mei 2012
-                Service PC
-                Install Windows Xp 3
-                Install Progam Tambahan
-                Install driver

44
Kamis, 31 Mei 2012
-                Install Windows Xp 3
-                Installprogam Tambahan
-                Install Driver
-                Service PC

45
Jum’at 01 Juni 2012
-          Service printer

46
Sabtu, 02 Juni 2012
-                Izin
Perpisahan
47
Senin, 04 Juni 2012
-                Service PC
-                Service Printer

48
Selasa, 05 Juni 2012
-                Service Printer

49
Rabu, 06 Juni 2012
-                Service PC
-                Install Driver
-                Service Printer

50
Kamis, 07 Juni 2012
-          Service printer

51
Jum’at, 08 Juni 2012
-          Service printer

52
Sabtu, 09 Juni 2012
-          Service printer

53
Senin, 11 Juni 2012
-                Install Windows Xp 3
-                Install Progam Tambahan
-                Install Driver
-                Service PC
-                Service Printer

54
Selasa, 12 Juni 2012
-                Install Driver
-                Service Printer

55
Rabu, 13 Juni 2012
-                Install Windows Xp 3
-                Install Progam Tambahan
-                Service Printer

56
Kamis, 14 Juni 2012
-                Service PC
-                Merakit PC
-                Service Printer

57
Jum’at, 15 Juni 2012
-          Install progam
-          Service Printer

58
Sabtu, 16 Juni 2012
-                Repair Windows Xp 3

59
Senin, 18 Juni 2012
-          Service printer
-           Install windows Xp

60
Selasa, 19 Juni 2012
-          Service printer

61
Rabu, 20 Juni 2012
-                Service Printer

62
Kamis, 21 Juni 2012
-                Install Windows 7
-                Install Progam Tambahan
-                Srvice Printer
-                Install Window Xp3
-                Repair Windows Xp3


63
Jum’at, 22 Juni 2012
-                Service Printer Epson T13

64
Sabtu, 23 Juni 2012
-          Install windows Xp
-          Service printer

65
Senin, 25 Juni 2012
-          Service printer

66
Selasa, 26 Juni 2012
-          Izin
Membuat e-ktp
67
Rabu, 27 Juni 2012
-          Service printer
-          Install windows Xp

68
Kamis, 28 Juni 2012
-          Install windows Xp
-          Install progam
-          Service printer

69
Jum’at, 29 Juni 2012
-          Service printer Epson T11
-          Install windows Xp 3
-          Install driver

70
Sabtu, 30 Juni 2012
-          Install windows Xp 3
-          Install progam tambahan




















BAB V
PENUTUP


A.    Kesimpulan
Dengan selesainya Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) yang penulis laksanakan di Dita Computer Kudus dan selesainya penulisan laporan ini sekaligus sebagai penutup maka praktikan dapat menyimpulkan hal-hal sebagai berikut :
1.      Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) merupakan kegiatan yang sangat positif  bagi Praktikan karena dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah praktikan dapatkan selama di bangkau sekolah.
2.      Dengan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) praktikan mendapatkan banyak pengalaman baru yang berharga untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang praktikan dapatkan disekolah.
3.      Pratikan Kerja Industri ( PRAKERIN ) ini sangat bermanfaat bagi praktikan sebagai modal bekal dalam kehidupan dimasyarakat.

B.     Saran
1.      Harapan penulis supaya kedisiplinan sekolah di tegaskan.
2.       Proses pembelajaran ditingkatkan khususnya untuk mapel jurusan.
3.      Tiap jurusan harus diaktifkan praktek saat jam praktek.
4.      Dan juga agar guru-guru selalu memberikan motivasi dan bimbingan kepada siswa-siswi SMK Al Mubarok.

0 komentar:

Posting Komentar