Pages

Kamis, 18 Juni 2015

Makalah Penjaskes Kesehatan


MAKALAH

KESEHATAN

Guna memenuhi tugas
Penjaskes
Pengampu : Ahmad Khusein S.Pd




                                                           




Disusun Oleh :

v  Mahsusotun Nafisah
v  Nisaul Mustaghfiroh





JURUSAN : TEHNIK KOMPUTER & JARINGAN

SMK AL – MUBAROK

BERMI MIJEN DEMAK

TAHUN AJARAN 2012






Pengertian Kesehatan

Pengertian kesehatan menurut wikipedia adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sedangkan Pengertian kesehatan  menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1948  menyebutkan bahwa kesehatan adalah sebagai “suatu keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan”
Pada tahun 1986, WHO, dalam Piagam Ottawa untuk Promosi Kesehatan, mengatakan bahwa pengertian kesehatan adalaah “sumber daya bagi kehidupan sehari-hari, bukan tujuan hidup Kesehatan adalah konsep positif menekankan sumber daya sosial dan pribadi, serta kemampuan fisik.
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan. Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain. Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan. Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia tidak mampu mendapat jaminan kesehatan dari lembaga atau perusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan, seperti Akses, Taspen, dan Jamsostek. Golongan masyarakat yang dianggap 'teranaktirikan' dalam hal jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat kecil dan pedagang. Dalam pelayanan kesehatan, masalah ini menjadi lebih pelik, berhubung dalam manajemen pelayanan kesehatan tidak saja terkait beberapa kelompok manusia, tetapi juga sifat yang khusus dari pelayanan kesehatan itu sendiri.

Kesehatan Menurut Undang-Undang

Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:
  1. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
  2. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat.
  3. Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.
  4. Sarana kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan.
  5. Kesehatan adalah sesuatu yang sangat berguna.




Tujuan Kesehatan Dalam Segala Aspek

Salah satu tujuan nasional adalah memajukan kesejahteraan bangssa, yang berarti memenuhi kebutuhan dasar manusia, yaitu pangan, sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja dan ketenteraman hidup. Tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk, jadi tanggung jawab untuk terwujudnya derajat kesehatan yang optimal berada di tangan seluruh masyarakat Indonesia, pemerintah dan swasta bersama-sama.

Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus. Tujuan dan ruang lingkup secara umum, antara lain:
  1. Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  2. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  3. Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular.
Adapun tujuan dan ruang lingkup secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:
  1. Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
  2. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat.
  3. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem.
  4. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
  5. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
  6. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
  7. Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
  8. Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan

Tujuan Pembangunan Kesehatan

Untuk jangka panjang pembangunan bidang kesehatan diarahkan untuk tercapainya tujuan utama sebagai berikut:
  1. Peningkatan kemampuan masyarakat untuk menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan.
  2. Perbaikan mutu lingkungan hidup yang dapat menjamin kesehatan.
  3. Peningkatan status gizi masyarakat.
  4. Pengurangan kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas).
  5. Pengembangan keluarga sehat sejahtera, dengan makin diterimanya norma keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

Dasar-Dasar Pembangunan Kesehatan

Dasar-dasar pembangunan nasional di bidang kesehatan adalah sebagai berikut:
  1. Semua warga negara berhak memperoleh derajat kesehatan yang optimal agar dapat bekerja dan hidup layak sesuai dengan martabat manusia.
  2. Pemerintah dan masyarakat bertanggung jawab dalam memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan rakyat.
  3. Penyelenggaraan upaya kesehatan diatur oleh pemerintah dan dilakukan secara serasi dan seimbang oleh pemerintah dan masyarakat
LINGKUNGAN DAN KESEHATAN
1.      Kemampuan manusia untuk mengubah atau memoditifikasi kualitas lingkungannya tergantung sekali pada taraf sosial budayanya. Masyarakat yang masih primitif hanya mampu membuka hutan secukupnya untuk memberi perlindungan pada masyarakat.
2.      Sebaliknya, masyarakat yang sudah maju sosial budayanya dapat mengubah lingkungan hidup sampai taraf yang irreversible. Prilaku masyarakat ini menentukan gaya hidup tersendiri yang akan menciptakan lingkungan yang sesuai dengan yang diinginkannya mengakibatkan timbulnya penyakit juga sesuai dengan prilakunya tadi.
3.      Dengan demikian eratlah hubungan antara kesehatan dengan sumber daya sosial ekonomi. WHO menyatakan “Kesehatan adalah suatu keadaan sehat yang utuh secara fisik, mental dan sosial serta bukan hanya merupakan bebas dari penyakit”.
4.      Dalam Undang Undang No. 9 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. Dalam Bab 1, Pasal 2 dinyatakan bahwa “Kesehatan adalah meliputi kesehatan badan (somatik), rohani (jiwa) dan sosial dan bukan hanya deadaan yang bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan”. Definisi ini memberi arti yang sangat luas pada kata kesehatan.
5.      Masyarakat adalah terdiri dari individu-individu manusia yang merupakan makhluk biologis dan makhluk sosial didalam suatu lingkungan hidup (biosfir). Sehingga untuk memahami masyarakat perlu mempelajari kehidupan biologis bentuk interaksi sosial dan lingkungan hidup.
6.      Dengan demikian permasalahan kesehatan masyarakat merupakan hal yang kompleks dan usaha pemecahan masalah kesehatan masyarakat merupakan upaya menghilangkan penyebab-penyebab secara rasional, sistematis dan berkelanjutan.
7.      Pada pelaksanan analisis dampak lingkungan maka kaitan antara lingkungan dengan kesehatan dapat dikaji secara terpadu artinya bagaimana pertimbangan kesehatan masyarakat dapat dipadukan kedalam analisis lingkungan untuk kebijakan dalam pelaksnaan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya lebih baik, walaupun aktivitas manusia membuat rona lingkungan menjadi rusak.
8.      Hal ini tidak dapat disangkal lagi kualitas lingkungan pasti mempengaruhi status kesehatan masyarakat. Dari studi tentang kesehatan lingkungan tersirat informasi bahwa status kesehatan seseorang dipengaruhi oleh faktor hereditas, nutrisi, pelayanan kesehatan, perilaku dan lengkungan.
9.      Menurut paragdima Blum tentang kesehatan dari lima faktor itu lingkungan mempunyai pengaruh dominan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi status kesehatan seseorang itu dapat berasal dari lingkungan pemukiman, lingkungan sosial, linkungan rekreasi, lingkungan kerja.
10.  Keadaan kesehatan lingkungan di Indonesia masih merupakan hal yang perlu mendapaat perhatian, karena menyebabkan status kesehatan masyarakat berubah seperti: Peledakan penduduk, penyediaan air bersih, pengolalaan sampah, pembuangan air limbah penggunaan pestisida, masalah gizi, masalah pemukiman, pelayanan kesehatan, ketersediaan obat, populasi udara, abrasi pantai, penggundulan hutan dan banyak lagi permasalahan yang dapat menimbulkan satu model penyakit.
11.  Jumlah penduduk yang sangat besar 19.000 juta harus benar-benar ditangani. Masalah pemukiman sangat penting diperhatikan.
12.  Pada saat ini pembangunan di sektor perumahan sangat berkembang, karena kebutuhan yang utama bagi masyarakat. Perumahan juga harus memenuhi syarat bagi kesehatan baik ditinjau dari segi bangungan, drainase, pengadaan air bersih, pengolalaan sampah domestik uang dapat menimbulkan penyakit infeksi dan ventilasi untuk pembangunan asap dapur.
13.  Perilaku pola makanan juga mengubah pola penyakit yang timbul dimasyarakat. Gizi masyarakat yang sering menjadi topik pembicaraan kita kekurangan karbohidrat, kekurangan protein, kekurangan vitamin A dan kekurangan Iodium. Di Indonesia sebagian besar penyakit yang didapat berhubungan dengan kekurangan gizi.
14.  Ada yang kekurangan kuantitas makanan saja (Maramus), tapi seringkali juga kualitas kurang (Kwashiorkor). Sebagian besar penyakit yang didapat berhubungan dengan kekurangan gizi terutama terdap[at pada anak-anak.
15.  Industrialisasi pada saat ini akan menimbulkan masalah yang baru, kalau tidak dengan segera ditanggulangi saat ini dengan cepat. Lingkungan industri merupakan salah satu contoh lingkungan kerja. Walaupun seorang karyawan hanya menggunakan sepertiga dari waktu hariannya untuk melakukan pekerjaan di lingkungan industri, tetapi pemaparan dirinya di lingkungan itu memungkinkan timbulnya gangguan kesehatan dengan resiko trauma fisik gangguan kesehatan morbiditas, disabilitas dan mortalitas.
16.  Dari studi yang pernah dilakukan di Amerika Serikat oleh The National Institute of Occupational Safety and Health pada tahun 1997 terungkap bahwa satu dari empat karyawan yang bekerja di lingkungan industri tersedia pada bahan beracun dan kanker. Lebih dari 20.000.000 karyawan yang bekerja di lingkungan industri setiap harinya menggarap bahan-bahan yang diketahui mempunyai resiko untuk menimbulkan kanker, penyakit paru, hipertensi dan gangguan metabolisme lain.
17.  Paling sedikit ada 390.000 kasus gangguan kefaalan yang terinduksi oleh dampak negatif lingkungan industri dan100.000 kematian karena sebab okupasional dilaporkan setiap tahun.
18.  Indonesia saat ini mengalami transisi dapat terlihat dari perombakan struktur ekonomi menuju ekonomi industri, pertambahan jumlah penduduk, urbanisasi yang meningkatkan jumlahnya, maka berubahlah beberapa indikator kesehatan seperti penurunan angka kematian ibu, meningkatnya angka harapan hidup ( 63 tahun ) dan status gizi.
19.  Jumlah penduduk terus bertambah, cara bercocok tanam tradisional tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Dengan kemampuan daya pikir manusia, maka manusia mulai menemukan mesin-mesin yang dapat bekerja lebih cepat dan efisien si dari tenaga manusia. Peristiwa ini mulai dikenal dengan penemuan mesin uap oleh James Waat. Fase industri ini menimbulkan dampak yang sangat menyolok selain kemakmuran yang diperoleh juga exploitasi tenaga kerja, kecelakaan kerja, pencemaran lenigkungan, penyakit, wabah.
20.  Pencemaran udara yang disebabkan industri dapat menimbulkan asphyxia dimana darah kekurangan oksigen dan tidak mampu melepas CO2disebabkan gas beracun besar konsentrasinya dedalam atmosfirseperti CO2, H2S, CO, NH3, dan CH4. Kekurangan ini bersifat akurat dan keracunan bersifat sistemik penyebab adalah timah hitam, Cadmium,Flour dan insektisida .
21.  Pengaruh air terhadap kesehatan dapat menyebabkan penyakit menular dan tidak menular. Perkembangan epidemiologi menggambarkan secara spesifik peran lingkungan dalam terjadinya penyakit dan wabah. Lingkungan berpengaruh pada terjadinya penyakit penyakit umpama penyakit malaria karena udara jelek dan tinggal disekitar rawa-rawa. Orang beranggapan bahwa penyakit malaria terjadi karena tinggal pada rawa-rawa padahal nyamuk yang bersarang di rawa menyebabkan penyakit malaria. Dipandang dari segi lingkungan kesehatan, penyakit terjadi karena interaksi antara manusia dan lingkungan.
 KESEHATAN LINGKUNGAN
Kesehatan adl keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Kesehatan lingkungan adalah ilmu yang mempelajari berbagai masalah kesehatan sebagai akibat dari hubungan interaksi antara berbagai bahan, kekuatan, kehidupan, zat, yang memiliki potensi penyebab sakit yang timbul akibat adanya perubahan-perubahan lingkungan dengan masyarakat serta menerapkan upaya pencegahan gangguan kesehatan yang ditimbulkannya.
HENDRIK L. BLUM
Status Kesehatan Keturunan Pelayanan Kesehatan Lingkungan : - Fisik Biologi Sosekbud Perilaku
FAKTOR-FAKTOR LINGKungan YG MEMPENGARUHI KESEHATAN
Faktor Biologis : agent biologis penyakit terdiri dari virus, riketsia, bakteri, jamur, helmintes, parasit yang menginfeksi manusia melalui air yang tercemar, udara, makanan atau tanah.’ Mis: Nyamuk aegipty dan anopheles ad/ vektor penyakit deman berdarah dan malaria. Faktor Fisik : Berdampak langsung terhdp kes : radiasi, ionisasi, asbes, vibrasi Sosial ekonomi : Jumlah penduduk semakin tinggi menyebabkan sistem sanitasi semakin buruk.
RUANG LINGKUP KESLING
Perumahan Pembuangan Kotoran manusia (tinja) Penyediaan Air Bersih Pembuangan Sampah Pembuangan Limbah Kandang Ternak dsb  Syarat-syarat rumah yang sehat Bahan bangunan Lantai,dinding, atap dll Ventilasi Ventilasi alamiah dimana aliran udara di dalam ruangan tersebut terjadi secara alamiah melalui jendela, pintu, lubang angin. ventilasi buatan yaitu dgn mempergunakan alat-alat khusus untuk mengalirkan udara tersebut. Mis. Kipas angin, penghisap udara. Cahaya Kurang cahaya à merupakan media yg baik u/ hidup dan berkemb. bibit-bibit penyakit. Kelebihan cahaya à menyebabkan silau dan merusak mata. Luas Bangunan Rumah à sesuaikan dengan penghuninya. Fasilitas2 di dlm rumah sehat à PAB yg cukup, WC,limbah RT. Dsb.
Pembuangan kotoran manusia Ad/ semua benda atau zat yang tidak dipakai lagi oleh tubuh dan harus dikeluarkan dari dalam tubuh berbentuk tinja (faeces), urine. Air tangan lalat tanah Tinja Makanan, Minuman, Sayur2 dll Penjamu (host) Mati Sakit Skema penyebaran penyakit yg bersumber pada tinja
Syarat-syarat jamban yang sehat Tidak mengotori permukaan tanah disekeliling jamban tersebut. Tidak mengotori air permukaan di sekitarnya. Tidak mengotori air tanah disekitarnya. Tidak dapat terjangkau oleh serangga (lalat dan kecoa) Tidak menimbulkan bau Mudah digunakan dan dipelihara Sederhana desainnya Murah Dapat diterima oleh pemakainya.
Penyediaan Air Bersih Tubuh orang dewasa sekitar 55-60% berat badan terdiri dari air, untuk anak2 sekitar 65% dan untuk bayi sekitar 80%. Menurut WHO untuk negara maju à air 60 – 120 liter/hari Negara sedang berkembang (Indonesia) à air 30 – 60 liter/hari
Syarat-syarat air minum yang sehat Syarat Fisik Bening (tak berwarna), tidak berasa, suhu dibawah suhu udara diluarnya. Syarat Bakteriologis Bebas dari bakteri patogen Syarat Kimia Mengandung Fluor, Chlor, Arsen, Tembaga, Besi, Zat organik, pH , CO2
Sumber air minum Air hujan à ditambahkan kalsium Air sungai dan danau à air permukaan (diolah) Mata air à air tanah yg muncul sec. alamiah Air sumur dangkal à air yg keluar dari dlm tanah + 5 s/d 15 m dari permukaan tanah (tidak dapat diminum langsung) Air sumur dalam à air yg berasal dari lapisan air kedua didalam tanah (diatas 15 meter) à dpt diminum secara langsung.
Pengolahan air minum secara sederhana Pengolahan sec. alamiah : penyimpanan à endapan. Pengolahan air dgn menyaring à dgn kerikil, àijuk,pasir Pengolahan air dgn menambahkan zat kimia (Tawas  Pengendapan, Chlor à membunuh bibit penyakit Pengolahan air dgn mengalirkan udara à menghilangkan rasa serta bau yang tidak enak dan menghilangkan gas-gas yang tidak diperlukan. Pengolahan air dgn memanaskan sampai mendidih à membunuh kuman2 yg terdpt pada air.
Pembuangan sampah Sampah adalah sesuatu bahan atau benda padat yang sudah tidak dipakai lagi oleh manusia, atau benda padat yang sudah digunakan lagi dalam suatu kegiatan manusia dan dibuang. Menurut ahli kesmas Amerika Sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang, yang berasal dari kegiatan manusia, dan tidak terjadi dgn sendirinya.
Sumber-sumber sampah Sampah yg berasal dari pemukiman à RT Sampah yg berasal dari tempat umum à Pasar, terminal dll Sampah yg berasal dari perkantoran à kertas, plastik, dll Sampah yg berasal dari jalan raya à kertas, debu, batu, pasir dll Sampah yg berasal dari industri à logam, plastik, kayu dll Sampah yg berasal dari pertanian à jerami, batang padi dll Sampah yg berasal dari pertambangan à batu-batuan, cadas, dll Sampah yg berasal dari peternakan dan perikanan
Jenis-jenis sampah Sampah Padat Sampah Cair à limbah Sampah dlm bentuk gas à asap kendraan
Sampah padat Berdasarkan zat kimia à sampah anorganik (tdk busuk) mis. Logam, plastik dll, organik (busuk) mis. Sisa makanan, daun-daunan dll. Berdasarkan dpt dan tidaknya dibakar Mudah terbakar à kertas, karet, kayu dll Tidak dapat terbakar à kaleng, besi atau logam dll Berdasarkan karakteristik sampah : Garbage (sampah hasil pengolahan yg mudah membusuk), rabish (sampah yg berasal dari perkantoran yg mudah dan tidak mudah terbakar), abu, sampah jalanan, sampah industri, bangkai binatang, sampah pembangunan.
Cara Pengelolaan Sampah Pengumpulan dan pengangkutan sampah Pemusnahan dan pengolahan sampah - Ditanam à dimasukkan kedalam lubang - Dibakar à open dumping, incenerator - Dijadikan pupuk à kompos
Air Limbah Air limbah ad. Sisa air yg dibuang yg berasal dari RT, industri maupun tempat2 umum, dan pd umumnya mengandung bahan2 yg dapat membahayakan kesehatan manusia shg mengganggu lingkungan hidup. Air limbah ad. Kombinasi dr cairan & sampah cair yg berasal dari daerah pemukiman, perdagangan, perkantoran dan industri, bersama-sama dengan air tanah, air permukaan dan air hujan yang memungkinkan ada (Haryoto Kusnoputranto, 1985)
Sumber air limbah berasal Domestic Wastes à limbah yg berasal dari pemukiman penduduk (tinja dan urine) Industrial Wastes Water à limbah yg berasal dari berbagai jenis industri akibat proses produksi à dibutuhkan pengolahan lebih lanjut. Munikal Wastes Water à limbah yg berasal dari daerah perkantoran, perdagangan, hotel, restoran, STTU, tempat ibadah dsb.
Karakteristik Air Limbah Karakteristik air limbah perlu dikenal, krn hal ini akan menentukan cara pengolahan yg tepat, shg tidak mencemari lingkungan hidup. Karakteristik Fisik Karakteristik Kimia Karakteristik Bakteriologis
Cara Pengolahan air limbah sec. Sederhana Pengenceran (Dilution) Air limbah diencerkan sampai mencapai konsentrasi yg cukup rendah, kemudian baru dibuang ke badan air. Kolam Oksidasi (Oxidation Pound) Dgn memanfaatkan sinar matahari, ganggang (algae) bakteri dan oksigen dalam proses pembersihan alamiah. Irigasi Air limbah dialirkan ke dalam parit-parit terbuka yang digali, dan air akan merembes masuk kedlm tanah melalui dasar dan dinding parit tersebut.
 Dampak yg ditimbulkan air limbah terhadap kesmas dan lingkungan bila tidak diolah dengan benar Menjadi transmisi (media) penyebaran berbagai penyakit terutama kolera, Menjadi media berkembangbiaknya mikroorganisme patogen Menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk atau tempat hidup larva nyamuk. Menimbulkan bau yang tidak enak serta pandangan yang tidak sedap. Merupakan sumber pencemaran air permukaan, tanah, dan lingkungan hidup lainnya. Mengurangi produktivitas manusia, krn orang bekerja dgn tidak nyaman.



0 komentar:

Posting Komentar